3.14.2013

Obat-obat Aneh Untuk Wabah Black Death

Black Death atau Wabah Hitam diperkirakan telah mencabut nyawa sekitar sepertiga dari penduduk Eropa antara tahun 1328 dan 1351. Korban wabah seringkali akan mati dalam beberapa hari setelah terjangkit. Gejala mengerikan akan membuat hari-hari akhir akan semakin mengerikan. Demam tinggi, muntah-muntah hebat, dan perdarahan paru-paru dan tubuh korban ditutupi dengan bisul yang mengerikan. Saking mengerikannya wabah tersebut, penduduk Eropa pun seolah putus asa sehingga mencoba berbagai macam pencegahan dan obat yang tergolong unik, aneh dan gila!
  • Tinggal di Got
Ketika orang-orang tahu bahwa Black Death menyebar lewat udara, mereka mulai mengunjungi atau bahkan tinggal di selokan berbau busuk. Mereka menganggap bahwa bau busuk limbah dalam selokan akan mencegah udara bersih―tapi terjangkiti penyakit―mendekati dan menginfeksi mereka. Namun, tentu saja, upaya pencegahan ini semakin menambah penyakit.
  • Bubuk Zamrud
Obat lainnya adalah bubuk zamrud. Batu mulia tersebut dihancurkan dengan alu kemudian diminum atau dicampur dengan makanan atau roti untuk dimakan. Mengerikan mengingat rasa dan teksturnya yang menyerupai kaca hancur.
  • Mandi Urine
Urine menikmati reputasi yang baik di dunia pengobatan Eropa pada abad pertengahan. Korban Black Death pun sering dimandikan dengan urin beberapa kali sehari untuk meringankan gejala wabah. Urin yang digunakan berasal dari anggota masyarakat yang tak terinfeksi dan diberikan atau dijual kepada si sakit.
  • Kotoran Manusia
Solusi lainnya adalah mengoleskan pasta pada luka terbuka. Pasta tersebut terbuat dari campuran resin pohon, akar bunga dan kotoran manusia (eek). Setelah dioleskan, luka akan dibungkus ketat agar ramuan menjijikkan itu bekerja.
  • Metode Vicary
Sama seperti jawaban ngelantur di forum-forum online, Abad Pertengahan memiliki banyak orang gila mempersembahkan saran gila. Salah satu yang paling aneh adalah metode yang disarankan oleh Thomas Vicary, seorang dokter Inggris yang menemukan teknik ini (Metode Vicary). Bulu pada brutu si ayam akan dicukur habis, lalu diikatkan pada kelenjar getah bening yang bengkak, sementara si pemilik brutu masih hidup. Kemudian, ketika ayam jatuh sakit, mereka akan membersihkan ayam itu dan mengulangi proses pengobatan nyeleneh ini sampai hanya ayam atau korban yang sehat.

1 comment :